Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Gaya Hidup dengan Kejadian Anemia pada Calon Pengantin Perempuan di Puskesmas Sapuran Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.381Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Gaya Hidup, Anemia pada calon pengantin perempuanAbstract
Anemia pada calon pengantin perempuan adalah kondisi calon pengantin yang mengalami jumlah sel darah merah atau kandungan Hemoglobin dalam darah lebih rendah dari batas normal. Hal ini berdampak pada saat terjadinya kehamilan yang menyebabkan kehamilan menjadi beresiko. Kadar hemoglobin normal pada perempuan adalah 12 gr/dl. Masih tingginya kasus anemia baik di Dunia, Indonesia dan pada tahun 2021 terdapat 184.227 wanita usia subur (WUS) di Kabupaten wonosobo 14,1% diantaranya mengalami anemia (Dinkes Kab. Wonosobo, 2021). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Gaya Hidup dengan kejadian anemia pada calon pengantin perempuan di Puskesmas Sapuran Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian survey dengan penelitian analitik. Dimana variabel yang diteliti diukur dalam waktu yang sama dengan menggunakan desain penelitian crossectional. Teknik pengambilam sampel yang dilakukan peneliti Accidental sampling adalah data primer yaitu data yang diperoleh dari kuesioner terhadap 51 sampel calon pengantin perempuan di Puskesmas Sauran. Analisis data menggunakan ChiSquare. Hasil uji Chi Square Test terdapat hubungan antara pengetahuan (p value = 0,000), Sikap (p value = 0,000) dan Gaya hidup (p value = 0,000), dengan kejadian anemia pada calon pengantin perempuan. Terdapat hubungan hubungan antara pengetahuan, Sikap dan Gaya Hidup dengan kejadian anemia pada calon pengantin perempuan di Puskesmas Sapuran Tahun 2024. Saran dari penelitian ini yaitu dilakukan pengembangan penelitian dengan meneliti faktor lain seperti faktor predisposisi, faktor enabling, faktor reinforcing, agar dapat diketahui secara signifikan penyebab anemia pada catin.