Pengaruh Pemberian BANPAS-Sand Suck Sebagai Upaya Pencegahan Atonia Uteri Pada Ibu Bersalin
The Effect of BANPAS-Sand Suck as an Effort to Prevent Uterine Atony in Mothers in Labor
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v7i2.336Keywords:
BANPAS-Sand Suck, Pencegahan, Atonia Uteri, Ibu BersalinAbstract
BANPAS-Sand Suck merupakan alat yang dibuat dari pasir dibungkus dengan plastik dan kain dilengkapi dengan sabuk elastis dan sensor. Alat ini diharapkan dapat mencegah terjadinya atonia uteri dengan memberikan tekanan pada bagian cephalad fundus ibu sehingga uterus tidak naik ke atas dan darah tidak terperangkap di dalam kavum uteri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan bantalan pasir (sand suck) terhadap pencegahan atonia uteri pada kala IV. Metode digunakan dalam penelitian ini adalah quasy eksperimen menggunakan design post test only control group design dengan pendekatan analitik dengan jumlah sampel 30 orang kelompok intervensi ataupun kontrol. Pengambilan sampel dilakukan berdasar atas Consecutive Sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2024. Hasil pengukuran jumlah darah dan besar kontraksi dianalisis menggunakan Independent T Test. Hasil penelitian menununjukkan bahwa rerata jumlah darah yang dikeluarkan pada kala IV di kelompok intervensi yaitu 125,33 ml±16,554 ml dan kelompok kontrol 175,67±17,943mL. Besarnya kontraksi pada kelompok intervensi 55,07 mmHg ± 4,425mmHg sedangkan kelompok kontrol 52,0 mmHg± 6,744 mmHg (p=0,044). Hasil penelitian menunjukan bahwa sand suck lebih efektif dalam pencegahan terjadinya atonia uteri dibanding dengan menggunakan Standard Operating Procedure (SOP). Simpulan, Sand Suck lebih efektif dalam pencegahan atonia uteri ditinjau dari jumlah darah yang keluar dan kuatnya kontraksi pada kala IV.