Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.378Keywords:
Air susu ibu, ASI Eksklusif, Dukungan tenaga kesehatan, Dukungan suami, Pendidikan IbuAbstract
Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi dan ibu, namun pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Dukungan dari tenaga kesehatan, peran suami, hingga paparan promosi susu formula menjadi aspek yang berpotensi memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama di tingkat komunitas lokal. Tujuan Penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada ibu menyusui di TPMB Susi Primayanti, A.Md. Keb Desa Pandak, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Metode penelitian ini menggunkan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 82 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup variabel dukungan tenaga kesehatan, dukungan suami, paparan promosi susu formula, usia, dan pendidikan ibu. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa 47,6% responden memberikan ASI eksklusif, dan 52,4% tidak membeikan asi ekslusif. Hasil statistik bivariat terdapat lima variabel yang tebukti secara statisttik memiliki hubungan yang bermakna dngan pemberiaan asi ekslusif yaitu dukungan tenaga kesehatan (p = 0.00), dukungan suami (p = 0.00), paparan promosi susu formula (p = 0.04), usia (p = 0.002), dan pendidikan ibu (p = 0.004) terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan faktor faktor dukungan dari tenaga kesehatan, dukungan suami, paparan susu formula, usia Ibu, pendidkan Ibu memiliki hungungan yang signifikan dengan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan program ASI eksklusif di Indonesia.